News

Pelaksanaan Audit Mutu Internal Prodi PBI oleh LPM Sebagai Upaya Penjaminan Mutu UINSA

Pelaksanaan Audit Mutu Internal Prodi PBI oleh LPM Sebagai Upaya Penjaminan Mutu UINSA

Dalam upaya penjaminan dan pemeliharaan mutu, Lembaga Penjaminan Mutu UIN Sunan Ampel Surabaya menyelenggarakan Pekan AMI (Audit Mutu Internal) yang berlangsung 26 September 2022 hingga 2 Oktober 2022 mendatang terhadap semua unit yang ada, termasuk terhadap Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI). Pelaksanaan AMI pada Prodi PBI yang digawangi oleh Rakhmawati, M.Pd selaku ketua prodi dan Fahmy Imaniar, M.Pd selaku sekretaris prodi, dilakukan pada Selasa (27/09) dengan melibatkan Deasy Tantriana, M.M sebagai auditor.

Selama pelaksanaan AMI yang berlangsung mulai pukul 10.00 pagi hingga 12.30 siang, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris juga melibatkan Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa, H. Moh. Faizin, M.Pd.I dan sekretaris, Afida Safriani, M.Pd sebagai bagian dari Gugus Kendali Mutu untuk memastikan keterlaksanaan AMI. Selama lebih dari dua jam, berlangsung tanya jawab antara auditor dan auditi serta expose data terkait item-item yang ada pada instrument AMI.

Poin audit yang pertama berkenaan dengan ketersediaan sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Prodi PBI. Sebagian besar indikator yang ada pada sarana dan prasarana ini menyangkut atau menginduk pada kepemilikan dan pengelolaan oleh fakultas dan universitas. Hal yang sama juga berlaku pada standar mengenai ruang kelas dan ruang kerja dosen. Terdapat beberapa poin untuk perbaikan dan tindak lanjut yang menjadi bahasan dan catatan auditor untuk AMI pada prodi PBI kali ini, terutama berkaitan dengan belum adanya fasilitas yang lengkap untuk mahasiswa berkebutuhan khusus – walau memang belum terdapat mahasiswa berkebutuhan khusus di FTK, belum sesuainya rasio mahasiswa-dosen, masih sulitnya akses internet untuk pembelajaran dan belum memenuhinya luas ruangan baik untuk dosen maupun mahasiswa. Terlepas dari catatan-catatan khusus tersebut, lebih dari separuh items telah memenuhi Standar Penjaminan Mutu Internal, termasuk jumlah publikasi ilmiah, kualifikasi dan kompetensi dosen, jumlah ruang kelas, peralatan dalam kelas, repository, dan keterlibatan dosen dalam Pendidikan, penelitian, pengabdian dan kegiatan penunjang lainnya.

Dengan terlaksananya AMI pada prodi PBI, diharapkan ada tindak lanjut atas hasil dan juga saran sebagai upaya penjaminan mutu yang baik dari lembaga. Tentunya, sinergi antara prodi sebagai unit terkecil dan unit-unit lainnya serta fakultas dan universitas sebagai payung besar sangat dibutuhkan dalam rangka mewujudkan UINSA yang lebih baik.