News

Integrasi TPACK dalam Pembelajaran: RDF PBI 12 Agustus 2021

Integrasi TPACK dalam Pembelajaran: RDF PBI 12 Agustus 2021

Untuk dapat memfasilitasi pembelajaran yang efektif dan efisien untuk sebesar-besar pencapaian kompetensi siswa, ada beberapa syarat yang harus dimiliki. Diantaranya adalah penguasaan pengetahuan dan keterampilan terkait materi dan pedagogik. Yang tidak kalah penting untuk konteks pembelajaran pada masa sekarang adalah pengetahuan dan keterampilan terkait teknologi dan aplikasinya dalam pembelajaran. Hal tersebut merupakan topik kajian dan diskusi utama pada kegiatan Research Discussion Forum (RDF) Prodi PBI pada hari Kamis tanggal 12 Agustus 2021 yang membahas topik “Understanding TPACK: A Swiss Knife Approach in Preparing Teachers for Technology Integration in the Classroom”.

Kegiatan yang merupakan forum diskusi rutin bulanan pada Prodi Pendidikan Bahasa Inggris ini dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Prof. Dr. Akh. Zakki Fuad, M. Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa isu-isu terkait TPACK sangat penting pada konteks pembelajaran pada masa sekarang yang mau tidak mau suka tidak suka lebih banyak dilakukan secara daring. Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan RDF yang telah dilakukan secara rutin perlu untuk dijaga keistiqomahannya untuk membangun budaya akademik di lingkungan prodi dan fakultas.

Hadir sebagai pembicara dalam RDF kali ini adalah Mokhamad Syaifudin, M. Ed., Ph. D. Beliau adalah dosen Prodi PBI dengan spesialisasi utama Internet Based Language Teaching dan Computer Assisted Language Learning. Dalam paparannya Syaifudin menyampaikan bahwa Pandemi Covid-19 yang dialami oleh Indonesia secara tiba-tiba pada awal tahun 2020 menyebabkan adanya keharusan guru dan siswa untuk melakukan proses belajar mengajar jarak jauh atau daring dimana teknologi menjadi sesuatu yang harus dengan cepat diadaptasi oleh keduanya, baik guru maupun siswa. Kemudian kebingungan muncul karena teknologi mempengaruhi proses belajar mengajar luaring yang sebelumnya biasa berjalan. Keadaan yang terjadi di tahun 2020 ini bukan lagi evolusi e-learning, tapi merupakan revolusi e-learning yang didesak oleh meluasnya wabah Covid-19.

Kemampuan untuk menggunakan dan mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran sangatlah penting untuk pembelajaran secara daring di masa pandemi. Namun, hal tersebut bukan satu-satunya, dan tidak dapat dipisahkan dari dua pengetahuan dan keterampilan yang lain, yaitu materi (konten) dan pedagogi. Inilah yang kemudian memunculkan TPACK (Technology, Pedagogical and Content Knowledge) yang merupakan adaptasi dan integrasi bukan hanya teknologi namun juga konten dan strategi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa berdasarkan tipe mereka sebagai pebelajar.