News

Pelatihan Merawat Jenazah, Perkuat Skill Mahasiswa

Pelatihan Merawat Jenazah, Perkuat Skill Mahasiswa

[Pusma News] Sabtu, (02/03) Pusat Ma’had Al-Jami’ah UIN Sunan Ampel Surabaya menyelenggarakan Pelatihan Merawat dan Mengurud Jenazah yang dilaksanakan di Aula Lantai 2 Masjid Raya Ulul Albab UIN Sunan Ampel Surabaya.

Acara itu diikuti oleh sekitar 160 Mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya dari berbagai Fakultas dan Prodi. Mereka sangat antusias dan serius dalam menyimak teori dan praktik mengurus jenazah. Secara praktik, pelatihan penting dan tidak ditemukan diruang kosma sebab lebih banyak berkutat pada penguatan akademik teoritis.

Rangkaian kegiatan dalam sesi pertama yaitu Fiqhul Jenazah dengan Narasusmber K.H. Drs. Abd. Mujib Adnan, M.Ag– Kepala Pusat Ma’had Al-Jami’ah UINSA. Dalam materi ini diulas bagaimana cara mengurus jenazah menurut syariat Islam, karena dalam mengurus jenazah kita tidak asal mengurus tetapi ada tata cara sendiri secara syariat sebab yang meninggal juga manusia yang wajib dimulyakan.

“Memandikan jenazah itu tidak asal disiram atau disemprot seperti mencuci sepeda atau mobil, tetapi jenazah meskipun sudah meninggal tetap harus kita mulyakan.” Pungkasnya.

Sedangkan sesi kedua, yaitu praktik merawat dan mengurus jenzah mulai memandikan, mengkafani serta menshalati jenazah. Dalam sesi ini diisi oleh Drs. Ahmad Zaini– Praktisi perawatan jenazah di Ruang Instalasi Forensik RSU Haji Sukolilo. Dalam sesi ini Zaini menjelaskan secara detail bagaimana cara mengurus jenazah, mulai dari jenazah yang normal, jenazah yang luka (habis kecelakaan) serta jenazah yang memiliki penyakit menular seperti HIV/AID dijelaskan secara detail olehnya.

Pelatihan ini sangat penting bagi mahasiswa ketika nanti setelah lulus manfaat ketika nanti kalian semua terjun di Masyarakat”. Pungkas Bahtiyar Rifa’i – Salah satu panitia pelatihan.
Dalam sela-sela menyampaikan materi Zaini menyampaikan bahwa mengurus jenazah selain sebagai ibadah juga dapat dijadikan ladang untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah.
“Mungkin ada Mahasiswa nanti setelah pelatihan ada yang siap untuk mengurus jenazah bisa bantu saya nanti di RSU Haji lumayan bisa untuk bayar kos”. Tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama Dr. Wasid Mansyur, sekretaris Pusat Ma'had al-Jami'ah berharap jika Kampus seperti UINSA ini memiliki layanan dan relawan mengurus jenazah untuk wilayah Surabaya itu akan luar biasa. Pasalnya, jika ini terjadi dimungkin menjadi ruang pengabdian sekaligus alternatif memberikan pelayanan kepada publik sehingga UINSA semakin bermanfaat, tegasnya.[ibn]