News

BIOLOGI UINSA SABET 3 AWARD DALAM AJANG YISF 2022

BIOLOGI UINSA SABET 3 AWARD DALAM AJANG YISF 2022

Setelah 2 tahun menyelenggarakan Youth International Science Fair (YISF) secara online, kini di tahun 2022 penyelenggaran YISF kembali digelar secara online maupun offline. Youth International Science Fair (YISF) 2021 merupakan ajang internasional yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association yang berkolaborasi dengan Buca Municipality Kizilçullu Science and Art Centar, BUCA IMSEF (International Music, Science, Energy and Engineering Fair).

YISF tahun 2022 ini diselenggarakan di Univ Dian Nuswantoro Semarang, dengan patisipant yang berasal dari 22 negara yang berbeda seperti Malaysia, Korea Selatan, Uni Emirat Arab, Turkey, USA, Macedonia, Indonesia dll.

Dengan tetap memperhatikan pemberlakukan protocol kesehatann, sebanyak32 partisipan hadir secara langsung memamerkan berbagi karya inovasinya, termasuk tim UIN sunan Ampel Surabaya yg menyajikan karya inovasi berupa Mie-kan : Plantable-noodles with edible film packaging form fish bones.

TIM UINSA yg terdiri atas Alfin Fatwa Mei Afifudin, Arini Mayang Fa'uni, dan Hafi Nur Habiba menyajikan sebuah inovasi mie instan dengan kemasan ramah lingkungan yg terbuat dari bioplastik. Mereka mengungkapan bahwa Inovasi ini dibuat dengan harapan dapat mengurangi sampah plastik yg kian hari semakin meningkat.

"..Melalui kemasan bumbu mie yg terbuat dari edible film bioplastik serta penggunaan re-use cup sebagai pot tanaman, produk ini diharapkan dapat menjadi zero-waste product…- Sebuah produk tanpa sampah…" ungkap Hafi dalam pemaparannya.

Meski hadir secara offline, namun karya inovasi mahasiswa biologi uinsa ini juga disajikan secara online melalui siaran live di channel TVKU (TV kampus Udinus) yang tayang pada Rabu 16 Maret 2022.

Konsep zero-waste product yang diusung oleh tim UINSA tidak hanya berhasil memenangkan gold medal dalam lomba karya inovasi bidang lingkungan, tetapi juga Doza Skreja Macedonia special award & IYSA Grand Award.

Esti Tyastirin, M.KM selaku ketua program studi Biologi, mengungkapan rasa senangnya atas prestasi yang diraih mahasiswa ini. Beliau juga mengungkapkan harapannya agar penghargaan ini dapat menjadi pencetus bagi mahasiswa untuk terus melahirkan karya-karya inovasi lainnya.