Selama pandemi sejak awal tahun 2020, UINSA menggunakan metode pembelajaran Daring atau online. Penyampaian materi, pemberian tugas, dan aktivitas perkuliahan lainnya dilakukan melalui platform digital yaitu google meet, zoom, whatsapp group, dan google classroom. Namun sejak akhir tahun 2021 lalu, UINSA telah melakukan percobaan perkuliahan tatap muka (Luring) secara bertahap. Dinilai berhasil, maka pada akhir tahun ajaran (semester genap) UINSA memutuskan kebijakan untuk melakukan kuliah tatap muka untuk semester 2 dan 4 dan mahasiswa yang sedang skripsi.  Maka dari itu, untuk saat ini UINSA termasuk Fakultas Psikologi dan Kesehatan menerapkan metode pembelajaran secara Daring, Luring, dan Hybrid.

Dalam proses pembelajaran, Fakultas Psikologi dan Kesehatan menerapkan metode pembelajaran;

1. Metode Ceramah

Dosen menyampaikan materi pembelajaran dengan cara menyampaikan langsung secara faktual berdasarkan RPS dan referensi sebagai panduan disertai pemberian contoh yang kongkret.

2. Metode Diskusi

Setelah pemaparan materi, Dosen memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menyampaikan gagasan pengetahuan yang dimiliki secara relevan agar para mahasiswa dapat ikut aktif dalam sesi diskusi. Dosen juga mengarahkan pembentukan kelompok kecil-kecil untuk agar antar mahasiswa saling bertukar pikiran dan memecahkan suatu masalah.

3. Metode Tanya Jawab

Dalam setiap pertemuan, mahasiswa diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan kepada dosen atas materi yang belum dipahami ataupun sebaliknya Dosen yang mengajukan pertanyaan dan mahasiswa yang menjawab.

4. Metode Proyek

Untuk mencapai pembelajaran pada mata kuliah tertentu, mahasiswa perlu melakukan suatu penelitian secara langsung kepada mayarakat yang dilakukan secara individu maupun kelompok.