TAHAPAN PENYELESAIAN STUDI PROGRAM MAGISTER

 

PENGAJUAN PROPOSAL TESIS

Tata cara pengajuan proposal tesis adalah :

a. Proposal Tesis dapat diajukan oleh mahasiswa yang telah dinyatakan lulus sekurang-kurangnya 33 SKS.

b. Mahasiswa mengajukan rancangan (draft) proposal tesis kepada ketua program studi melalui email atau media komunikasi lain seperti Whatsapp.

c. Ketua program studi memberikan komentar, catatan, masukan, koreksi dan perbaikan terhadap rancangan proposal tesis.

d. Mahasiswa melakukan perbaikan dan penyempurnaan rancangan proposal berdasarkan masukan dan koreksi dari ketua program studi.

e. Ketua program studi memberikan persetujuan dengan membubuhkan tanda tangan dengan menggunakan pada lembar/form persetujuan.

f. Untuk proposal tesis, Ketua program studi mengusulkan 2 (dua) nama calon pembimbing.

g. Mahasiswa mengirimkan file PDF naskah proposal yang telah disetujui oleh ketua program studi ke bagian akademik untuk mendapatkan pembimbing yang ditetapkan dengan surat tugas Direktur.

h. Surat tugas untuk pembimbing dalam format file PDF dikirim melalui email atau media komunikasi lain, seperti Whatsapp kepada mahasiswa dan pembimbing.

 

PEMBIMBINGAN PROPOSAL DAN TESIS

Proses pembimbingan proposal/tesis dapat dilakukan secara luring dan atau daring, diantaranya sebagai berikut :

a. Mahasiswa mengirimkan naskah proposal/tesis, baik per bab maupun naskah lengkap, dalam format file Mswords, kepada ketua program studi/pembimbing secara luring atau daring

b. Ketua program studi/pembimbing memberikan catatan, koreksi, perbaikan, dan masukan atas naskah yang dikirim, dari segi isi, metodologi, teknik penulisan, transliterasi, bahasa dan aspek-aspek lain terkait dengan kalayakan akademik, metodoloigis dan teknis, naskah proposal/tesis.

c. Catatan dapat diberikan di samping kanan teks (dokumen Words) melalui menu “Comment,” atau catatan di file terpisah yang dikirimkan kembali kepada mahasiswa melalui email atau media lainnya.

d. Mahasiswa dapat berkonsultasi secara luring dan atau daring berdasarkan kesepatakan yang antara dosen pembimbing tesis dan mahasiswa.

 

PERSETUJUAN/PENGESAHAN ATAS PROPOSAL DAN TESIS

Persetujuan/pengesahan naskah proposal, dan tesis oleh Ketua Program Studi/Pembimbing/Direktur dilakukan dengan membubuhkan tandatangan pada lembar persetujuan atau pengesahan pembimbing, penguji, direktur secara luring atau daring.

 

PELAKSANAAN UJIAN PROPOSAL TESIS

Proses pelaksanaan ujian proposal tesis adalah :

a. Mahasiswa melakukan pendaftaran dengan mengirimkan naskah proposal/ tesis yang sudah disetujui oleh pembimbing kepada bagian akademik secara luring (hardcopy tesis sebanyak 4 eksemplar) atau secara daring (dalam format PDF melalui email pps@uinsby.ac.id, atau melalui Whatsapp) ke bagian akademik.

b. Program studi dan bagian akademik menetapkan jadwal dan penguji, dan mengirimkan naskah (pdf dan hard copy) kepada penguji proposal.

c. Program studi menyiapkan pelaksanaan ujian proposal secara luring atau daring. Mahasiswa telah siap mengikuti ujian paling lambat 30 menit sebelum waktu ujian dimulai.

d. Setelah penguji dan mahasiswa telah siap maka ujian proposal tesis dimulai oleh ketua sidang, sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

 

PELAKSANAAN UJIAN TESIS

Tahapan pelaksanaan ujian tesis adalah :

a. Naskah tesis yang telah disetujui oleh pembimbing dapat diajukan pada ujian tesis, setelah mendapatkan keterangan bebas plagiarisme dari Ketua Program Studi.

b. Mahasiswa melakukan pendaftaran dengan mengirimkan naskah tesis yang sudah disetujui oleh pembimbing kepada bagian akademik sejumlah 4 eksemplar.

c. Direktur/Wakil Direktur Pascasarjana/Ketua Program studi dan bagian akademik menetapkan nama-nama penguji dan jadwal ujian tesis. Tim penguji tesis berjumlah 3 (tiga) orang yang terdiri dari ketua dan 2 (dua) orang anggota penguji.

d. Bagian akademik mengirimkan naskah tesis (pdf dan hard copy) kepada tim penguji yang telah ditetapkan.

e. Program studi menyiapkan pelaksanaan ujian tesis secara luring atau daring. Mahasiswa telah siap mengikuti ujian paling lambat 30 menit sebelum waktu ujian dimulai.

f. Setelah penguji dan mahasiswa telah siap maka ujian tesis dimulai oleh ketua sidang, sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Tim penguji dapat menentukan kategori lulus, lulus dengan perbaikan, atau tidak lulus.

g. Penilaian tesis didasarkan pada: (1) Kemampuan teknis penulisan; (2) Kemampuan mahasiswa mengolah dan menganalisis data; (3) Kemampuan penguasaan materi tesis;