Strategi Pencapaian

Untuk mencapai sasaran nomor (1), yaitu: “Terlaksananya program pendidikan yang dapat menghasilkan sarjana bidang kajian keislaman interdisipliner dan transdisipliner yang unggul dan berdaya saing,” ditempuh strategi sebagai berikut:

  • Melakukan review kurikulum secara berkala
  • Melakukan penilaian terhadap proses pembelajaran secara integral dan komprehensif
  • Melakukan pembelajaran secara aktif dan partisipatif
  • Mendatangkan para pakar dan/atau dosen ahli dari dalam dan luar negeri
  • Memfasilitasi mahasiswa dalam kegiatan peningkatan mutu akademik
  • Memanfaatkan laboratorium untuk mengembangkan kompetensi lulusan
  • Melaksanakan program-program penjaminan mutu.
  • Melakukan perekrutan dosen yang kompeten sesuai dengan keahlian yang dibutuhkan.
  • Melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap perencanaan perkuliahan.
  • Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap proses perkuliahan oleh dosen.
  • Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap aspek kepuasan seluruh pemangku kepentingan.

Untuk mencapai sasaran nomor (2), yaitu: “Dihasilkannya dan terpublikasikannya hasil-hasil riset bidang keislaman yang menjadi rujukan masyarakat ilmiah,” ditempuh strategi sebagai berikut:

  • Memaksimalkan potensi intelektual akademik tenaga pendidik untuk melakukan penelitian di bidang ilmu-ilmu keislaman secara berkesinambungan.
  • Memfasilitasi tenaga pendidik untuk mengikuti kegiatan seminar, konferensi, shortcourse dan program sandwich ke lembaga perguruan tinggi lain baik di dalam negeri maupun luar negeri.
  • Memfasilitasi tenaga pendidik untuk mengadakan penelitian tingkat nasional dan internasional.
  • Menerbitkan berkala ilmiah (jurnal), baik nasional maupun internasional.
  • Menerbitkan sinopsis hasil-hasil penelitian mahasiswa dalam bentuk antologi kajian Islam.
  • Menerbitkan hasil-hasil penelitan mahasiswa dan dosen dalam bentuk buku yang dipasarkan di kalangan terbatas maupun umum.
  • Mengunggah data base kajian keislaman seara online dalam bentuk repository yang bisa diakses secara luas.

Untuk mencapai sasaran nomor (3), yakni: “Terlaksananya kegiatan-kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang religius berbasis penelitian ilmiah,” ditempuh strategi sebagai berikut:

  • Memaksimalkan potensi intelektual tenaga pendidik untuk melaksanakan program dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis riset.
  • Melakukan kerjasama dengan lembaga-lembaga atau organisasi masyarakat dan lembaga pemerintah dalam melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat.
  • Melakukan kegiatan-kegiatan pendampingan masyarakat di bidang pendidikan keagamaan.
  • Memberikan layanan jasa konsultasi keagamaan kepada masyarakat.