UINSA Column

KEKHUSUSAN HATI MANUSIA

KEKHUSUSAN HATI MANUSIA

Oleh: Ahmad Lubab, M.Si.

Dosen Program Studi Pendidikan Matematika FST UINSA Surabaya

 

Catetan Ngaji Ihya, Edisi Gak Iso Hadir

Ahad, 31 Oktober 2021

Ketika bicara tentang kekhususan hati manusia, maka kita harus kembali pada ilmu dan irodah (kemauan). Dimana ilmu dimaknai dengan mengetahui segala urusan dunia dan akhirat serta segala hakikatnya yang berhubungan dengan akal. Sedang kemauan dimaknai sebagai tergeraknya keinginan untuk memperbaiki, mencari sebab-sebab dan akibat dari sesuatu.

Ketahuilah bahwa kekejian, kekotoran, dan kesibukan hati merupakan salah satu hal yang bisa menutupi cahaya ilmu. Karena sesungguhnya hati itu seperti bejana, jika bejana itu penuh dengan air niscaya tidak ada udara yang memasukinya. Jika hati disibukkan oleh selain Allah, maka hati itu tidak akan dimasuki ma'rifatullah.

Ilmu dan Hikmah merupakan kekhususan hati manusia. yang termulia dari segala macam ilmu adalah ilmu mengenai Allah, Sifat-sifatNya, dan Af'al-Nya. Tubuh manusia tersusun untuk jiwa, dan jiwa adalah tempat ilmu. Dan ilmu merupakan maksud dan kekhususan manusia, karena ilmulah manusia diciptakan.

Kedudukan manusia itu diantara hewan dan malaikat. Dari segi makanan dan berketurunan manusia adalah tumbuh-tumbuhan. Dari segi bergerak dan berkeinginan manusia adalah hewan. Sedang dari segi bentuk dan tegaknya, manusia adalah bentuk yang diukir pada dinding tembok. Kekhususan manusia adalah mengetahui hakikat dari sesuatu. Barangsiapa menggunakan semua anggota tubuh dan kekuatannya untuk ilmu dan amal, maka ia telah serupa dengan malaikat. Barangsiapa berbuat dengan kemauannya untuk menuruti kesenangan badaniah, ia makan seperti hewan makan, maka ia telah turun ke lembah yang sejajar dengan hewan. Bebal seperti sapi, atau rakus seperti babi, atau suka menjilat seperti anjing dan kucing, atau pendengki seperti unta, atau takabur seperti harimau, atau penipu seperti pelanduk, atau seperti semua sifat-sifat itu layaknya setan durhaka.

Wallahu'alam bisshowab