UINSA Column

MANAJEMEN PERUBAHAN BERBASIS MILESTONE

MANAJEMEN PERUBAHAN BERBASIS MILESTONE

Oleh: Ahmad Fauzi, M.Pd., Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Arab FTK UINSA Surabaya

Selamat Kak Hadi (sapaan akrab Mohammad Hadi Sucipto, Lc, MHI.) dilantik sebagai Kaprodi S2 Ilmu Hadis Pascasarjana UINSA Surabaya. Kak Hadi, saya menyebutnya sebagai sebutan bahwa saya lebih yunior dari beliau. Meskipun sebenaranya saya juga tidak pernah satu alumni pada salah satu lembaga pendidikan bersama beliau. Tapi ini panggilan akrab saya untuk beliau sisi lain karena dari sisi waktu Kak Hadi lebih lama mengabdi sebagai ASN di UINSA Surabaya. Saya mengenal Kak Hadi, sejak saya mengabdi menjadi Dosen Luar Bisa (DLB) di Fakultas Tarbiyah tahun 2009. Kami secara sengaja dipertemukan di lembaga keagamaan UINSA pada saat itu Laboratorium keagamaan yang berkantor di Masjid Ulul Albab lantai 2.

Saya ikut bahagia karena tepat pukul 10 pada Senin, 18 Oktober 2021 Kak Hadi dilantik sebagai Lektor/Ketua Prodi Mata Kuliah Ilmu Hadits pada Fakultas Ushuluddin dan Filsafaat UIN Sunan Ampel Surabaya oleh Bapak Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof. H. Masdar Hilmy, S.Ag, M.A., P.hD., bersama Wakil Koordinator Kopertais Wilayah IV Surabaya Dr. H. Moh. Syaeful Bahar, M.Si.

Sebenarnya saya usahakan hadir tepat waktu. Namun sayang, Surabaya mulai macet. Saya terlambat hadir. Ada dua alasan, yang pertama saya tidak disiplin atau memang Surabaya sudah lebih dari level 1, sudah normal seperti biasa. Sayang, saya hanya mengikuti sesi pengucapan selamat dan foto bersama yang selanjutnya ngopi bersama. Saya melihat wajahnya begitu cerah. Saya jabat tanganya dan saya ucapkan selamat Kak Hadi panggilan akrab saya.

Lalu saya berbisik ke beliau. "Kak Hadi masih ingatkah dengan milestone kita tentang UINSA? Waktu selesai sholat ashar di lantai 9 sambil rebahan kita cerita tentang Milestone untuk UINSA Jaya,” Spontan dia tertawa keras sekali. Gak sadar bahwa masih banyak orang-orang di sekitar kita. Saya juga bilang ada Gus Ahmad Lubab sebagai saksinya. Dia tambah tertawa. Kak Hadi sampai akhir proses Upload Borang APT bersama Imas Maesaroh, Nur Fitriatin Yamin, Anung Yoga, Nanang Kholidien, Ibu syuqiyah, Muhammad Andik Izzuddin, Prof Ali Mudlofir hingga pukul 11.59 hehehe

Mengapa Milestone? Saya hanya ingatkan meskipun Kak Hadi murni lulusan prodi agama. S1 Universitas Al-Azhar 2003, S2 UIN Sunan Ampel Prodi Dirasat Islamiyah, S3 juga UINSA sebagai lulusan terbaik. Itulah hebatnya lulusan mesir LC-saya menyebutnya.

Sebanarnya Milestone atau timeline kerap digunakan dalam manajemen proyek dan akan dapat mempermudah estimasi waktu penyelesaian proyek/pekerjaan. Milestone sendiri adalah tolok ukur waktu yang berupa aktifitas kerja dan terkadang tidak disertai durasi waktu. Jadi, milestone dapat dikatakan proyeksi waktu pengerjaan.

Milestone sangat berguna sebagai tolok ukur waktu suatu proyek/pekerjaan, dalam setiap tonggak milestone tim yang terlibat juga dapat melakukan pelaporan dan evaluasi perkembangan pekerjaan. Pada satu milestone biasanya terdapat tenggat waktu guna keperluan manajemen resiko apabila terjadi kendala pada satu tonggak milestone. Kesimpulannya, milestone merupakan alat bantu manajemen proyek, agar dapat dikelola dengan baik dan tepat waktu.

Milestone adalah suatu bagian item pekerjaan yang dibuat untuk menggambarkan suatu poin tertentu dalam jadwal proyek. Poin-poin pada item pekerjaan ini haruslah yang dianggap menjadi bagian penting pada tiap fase pekerjaan sebelum melanjutkan pekerjaan berikutnya atau berpengaruh atas kelangsungan pekerjaan berikutnya.

Saya ingat tentang milestone karena kita diskusi mengenai milestone UINSA yang kebetulan beliau penaggungjawabnya pada Standart 1 Visi dan Misi Universitas. Pada saat itu, dari diskusi itulah muncul “guyonan” kalau UINSA punya milestone. Pertanyaannya adalah apakah kita punya milestone? Saya jawab bisa. Bahkan pada saat visitasi akreditasi baik APS maupun APT milestone akan menjadi titik awal asesor dalam menguji keberlangsungan lembaga pendidikan yang sistematis dan terukur serta berkesinambungan.

Karena sejatinya, milestone dalam lembaga pendidikan terutama perguruan tinggi akan mengarah pada manajemen perubahan, change management. Manajemen perubahan merupakan pendekatan untuk mengubah individu, tim, dan organisasi kepada kondisi masa depan yang diinginkan sebagaimana uraian Kasali, R. (2005). Change! Gramedia Pustaka Utama, Kasali, R. (2007). Recode Your Change DNA. Gramedia Pustaka Utama Kotter, J.P. (1996). Leading Change. Harvard Business School Press, Kotter, J.P. (2011). Change Management vs. Change Leadership—What's the Difference? Forbes online.

Semoga Milestone Kak Hadi tercapai dan selalu mengingat saya sebagai yuniornya yang tidak lancar ceramah. Selamat Kak Hadi Semoga Allah Senantiasa Melindungi dan memberkahi Kak Hadi sekeluarga. Karena sejatinya milestone tidak hanya ditulis begitu indah dalam LED pada saat akreditasi. Tapi milestone disusun, direncanakan, dilaksanakan, diukur, dan dievaluasi setiap tahun seperti yang telah kita terapkan di UINSA yang berjalan 3 tahun melalui Rapat Tinjauan Manajemen [RTM]. #Takbir