News

UINSA TEKEN PKB BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DENGAN BPI DDTT KEMENDES PDTT

UINSA TEKEN PKB BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DENGAN BPI DDTT KEMENDES PDTT

UINSA Newsroom, Sabtu (11/09/2021); Sebagai upaya tindak lanjut MoU antara UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI pada April lalu. Perjanjian Kerja Bersama (PKB) pun resmi diteken pada Sabtu, 11 September 2021 di Ruang Meeting Lt. 9 Twin Towers A UINSA Surabaya.

PKB ditandatangi langsung oleh Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UINSA, Prof. H. Shahid HM., M.H. dan Kepala Badan Pengembangan dan Informasi (BPI) DDTT, Dr. Suprapedi, M.Eng. Disaksikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Muhid, M.Ag., dan Stafsus Menteri PDTT, Atmari, M.Pdi.

Hadir dalam kesempatan ini, segenap Wakil Rektor, Dekan, Kepala Biro, Kepala Pusat Penelitian, Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat, Kepala Pusat Studi Gender, serta jajaran LP2M pada UINSA Surabaya. Sementara itu, hadir dan mendampingi dari Kemendes PDTT antara lain Sekretaris dan Kepala Pusat pada BPI DDTT.

Dr. Muhid dalam pengarahan menyampaikan, bahwa MoU yang telah dilakukan menjadi ‘payung’ dari banyak kegiatan yang nantinya akan dikerjabersamakan antara UINSA Surabaya dan Kemendes PDTT. BPI pun menjadi mitra pertama dari Kemendes PDTT yang menggelar PKB dengan LP2M UINSA khususnya di bidang Analisis dan informasi serta kajian model pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa,  daerah tertinggal, dan transmigrasi berbasis komunitas.

Dr. Muhid menegaskan, bahwa PKB ini merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. Bukan hanya persoalan akademik, tapi juga pembangunan masyarakat. "Jadi, perguruan tinggi tidak seperti menara gading yang tidak peduli dengan keadaan sekitar," ujar Dr. Muhid.

Selanjutnya, Dr. Muhid juga menegaskan, bahwa keuntungan timbal balik menjadi satu asas, prinsip dalam menjalin kerjasama dengan stakeholder. "Mudah-mudahan perjanjian kerjasama yang sudah kita laksanakan malam ini bisa berjalan lancar dan diikuti perjanjian kerja bersama lainnya," tukas Dr. Muhid.