News

LANTIK 13 PERANGKAT, REKTOR TEKANKAN PENTINGNYA KERJA CLEAN AND CLEAR

LANTIK 13 PERANGKAT, REKTOR TEKANKAN PENTINGNYA KERJA CLEAN AND CLEAR

UINSA Newsroom, Kamis (23/06/2022); Rektor UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Prof. Akh. Muzakki, M.Ag., Grad.Dip.SEA., M.Phil., Ph.D., resmi melantik 13 Perangkat Rektor, pada Kamis, 23 Juni 2022 di Ruang Meeting Lt. 9 Gedung Twin Towers A UINSA Surabaya. 13 Perangkat Rektor tersebut terdiri dari 3 Wakil Rektor, 9 Dekan, dan Direktur Pascasarjana. Hal ini sebagaimana ditetapkan dalam Surat Keputusan Rektor Nomor: 650 Tahun 2022.

Rektor menegaskan, bahwa dilantiknya 13 Perangkat Rektor ini merupakan bentuk apresiasi atas prestasi dan pengabdian masing-masing orang. Sehingga diharapkan, loyalitas utama para pejabat sepenuhnya akan diberikan dan diabdikan hanya pada UINSA Surabaya, bukan individu atau oknum tertentu.

“Jika ada yang mengaku-ngaku atas berkat saya menjadi pejabat, bohong! Tidak ada satupun yang nitip, tidak ada satupun yang memberi berkat bahwa bapak/ibu yang baru saja dilantik menduduki jabatan itu karena titipan, karena berkat siapapun,” tegas Prof. Muzakki.

Rektor juga menegaskan, agar para pejabat terlantik tidak mengingkari prestasi dengan perilaku yang melanggar sumpah jabatan. Jabatan yang diemban, lanjut Rektor, merupakan bagian dari amanat keumatan dan amanat pemerintah yang harus dijalankan dengan penuh tanggungjawab tanpa mengkhianati moralitas serta kredibilitas.

“Pertama kali yang harus bapak/ibu lakukan setelah dilantik adalah pelatihan atau pendidikan baris-berbaris. Yang namanya leadership itu bahasa salat berjamaah adalah Taswiyatus Sufuf. Bahasa Pak Dekan FISIP, Enlightening The Vision. Menyatukan barisan, menyatukan shaf untuk tujuan mulia visi UIN Sunan Ampel Surabaya,” ujar Prof. Muzakki.

Dalam kesempatan ini, Rektor juga menekan tiga poin utama atau yang disebut sebagai ‘madzhab kinerja’ dalam kepemimpinannya. Pertama, GPL (Gak Pakek Lama). Rektor berharap, para perangkatnya dapat bekerja cepat dan menangkap setiap peluang sekecil apapun.

Kedua, prinsip buy one get two. Dalam pengelolaan kerja birokrasi, setiap unit dilengkapi dengan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian dan Lembaga (RKAKL). Maka, yang harus dilakukan menurut Rektor, agar jangan hanya berorientasi untuk memperkuat serapan anggaran tapi melampaui serapan anggaran.

“Bagian dari melampaui serapan adalah kita ingin bapak/ibu sekalian yang harus kita lakukan ini adalah apa yang kita lakukan masuk dalam kategori clean and clear,” tegasnya.

Lebih lanjut dijelaskan Rektor, bahwa ‘clean’ itu on paper, beres secara administratif. Sedangkan ‘clear’ adalah secara spiritual. Menghindari sepenuhnya praktik-praktik kerja yang menjurus pada nepotisme. “Saya mengajak kepada teman-teman sekalian bapak/ibu yang hari ini terlantik untuk bersama-sama menjaga nilai clean and clear. Karena itu penting,” ujar Prof. Muzakki menegaskan.

Di hadapan 13 pejabat terlantik, Rektor yang juga Guru Besar Bidang Sosiologi UINSA Surabaya ini menegaskan, di era Academic industry mengelola UINSA harus meminjam piranti dan kerangka korporat. “Saatnya kereta berjalan. Telat? Tinggal. Menghalangi? Tabrak! Ini filosofi kereta yang harus kita lakukan pada kepemimpinan kita. Maka, kalau kemudian UIN sudah menahbiskan semangat tidak ada kata lain, saatnya berangkat yang telat tinggal,” tegasnya.

Pelantikan 13 Perangkat Rektor UINSA Surabaya ini dihadiri Kepala Biro Administrasi Umum. Perencanaan dan Keuangan, Drs. Mukhlis, M.Pd.; Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama, Dr. Mamat Salamet Burhanudin, M.Ag.; serta segenap pendamping para pejabat terlantik.

“Semoga Allah SWT memberikan kekuatan kepada kita semua untuk bisa menjadikan amanah ini sebagai barokah sekaligus sarana kita untuk menghantarkan UIN kita menjadi UIN yang ternama. Disegani. Tidak hanya di Indonesia tapi juga tingkat Asia. Mudah-mudahan Allah memudahkan langkah kita semua,” tukas Prof. Muzakki.

Berikut nama-nama 13 Perangkat Rektor UINSA Surabaya:

  1. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Dr. H. Ali Mudlofir, M.Ag.
  2. Wakil Rektor Bidang AUPK, Prof. Dr. Hj. Wiwik Setiyani, M.Ag.
  3. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi, M.Ag.
  4. Direktur Sekolah Pascasarjana,  Prof. H. Masdar Hilmy, S.Ag., M.A., Ph.D.
  5. Dekan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), Dr. Hj. Suqiyah Musafa'ah, M.Ag.
  6. Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF), Prof. Abdul Kadir Riyadi, Ph.D.
  7. Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), Prof. Dr.H. Muhammad Thohir, S.Ag., M.Pd.
  8. Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Dr. Moch. Choirul Arif, S.Ag., M.Fil.I.
  9. Dekan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH), Dr. H. Mohammad Kurjum, M.Ag.
  10. Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Dr. A. Saepul Hamdani, M.Pd.
  11. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Dr. Sirajul Arifin, S.Ag., S.S., M.E.I.,
  12. Dekan Faklutas Psikologi dan Kesehatan (FPK), Prof. Dr. Abdul Muhid, M.Si.
  13. Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Dr. Abd. Chalik, M.Ag

(All/Humas)