News

Islamica Premiere Edition in English

Islamica Premiere Edition in English

Islamica Premiere Edition in English

Published by Postgraduate of UIN Sunan Ampel Surabaya, Islamica: Jurnal Studi Keislaman made a new history. Starting from March 2021, Islamica decided to become an English-language journal. Islamica was published fpr the first time in 2016, and became a pioneer of accredited journals at IAIN at that time, which was then followed by journals at faculties. In its development, Islamica has maintained accreditation and later passed as a journal of Sinta-2.

According to Ahmad Nur Fuad, vice director of Postgraduate and one of editorial board members, the desire to change the language from Indonesian to English has three reasons; first, Islamica wants the scope of audience or readers of the journal to be wider, not limited to readers from Indonesia or those who speak Malay. Second, it is related to the postgraduate vision, which aspires to become a center for Islamic studies with international competitiveness. Third, it is hoped that in the coming year, Islamica can be registered in the index of reputable of international journals.

Islamica’s management has carefully prepared this English edition since 2020, by inviting editorial boards from domestic and foreign reputable universities. Currently, the members of editorial board come from four continents (Europe, Australia, America and Asia). Islamica in English edition can be opened here.

 

Edisi Perdana Islamica Berbahasa Inggris

Jurnal  Pascasarjana UIN Sunan Ampel Surabaya, Islamica: Jurnal Studi Keislaman, mencatatkan sejarah baru. Dimulai pada edisi Maret 2021, Islamica memutuskan sebagai jurnal berbahasa Inggris. Islamica diterbitkan pertama kali pada 2006, dan menjadi pelopor jurnal terakreditasi di IAIN pada saat itu, yang kemudian diikuti oleh jurnal-jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas.  Dalam perkembangannya, Islamica telah mempertahankan akreditasi dan kemudian lolos sebagai jurnal Sinta 2.

Menurut Ahmad Nur Fuad, Wakil Direktur Pascasarjana sekaligus slah satu anggota editorial board, keinginan untuk mengubah bahasa dari Indonesia ke Inggris memiliki tiga alasan; pertama, Islamica menginginkan ruang lingkup audience atau pembaca  jurnal lebih luas, tidak terbatas pada pembaca dari Indonesia atau yang berbahasa Melayu. Kedua, terkait dengan visi Pascasarjana, yang mencita-citakan menjadi pusat kajian Islam yang memiliki daya saing internasional. Ketiga, diharapkan di tahun mendatang, Islamica bisa terindeks secara internasional sebagai jurnal bereputasi.

Pengelola Islamica telah mempersiapkan secara matang edisi berbahasa Inggris ini sejak 2020, dengan mengundang akademisi dan ahli dari kampus-kampus bereputasi dalam dan  luar negeri sebagai anggota editorial board. Saat ini , anggota editorial board berasal dari empat benua (Eropa, Australia, Amerika  dan  Asia).  Islamica dalam edisi bahasa Inggris bisa dibuka di sini.