News

DUKUNG KARYA ARTIKEL MAHASISWA, FAKULTAS USHULUDDIN DAN FILSAFAT GELAR KEGIATAN PENDAMPINGAN PENULISAN DAN SUBMISI ARTIKEL JURNAL BAGI MAHASISWA

DUKUNG KARYA ARTIKEL MAHASISWA, FAKULTAS USHULUDDIN DAN FILSAFAT GELAR KEGIATAN PENDAMPINGAN PENULISAN DAN SUBMISI ARTIKEL JURNAL BAGI MAHASISWA

Demi meningkatkan produktivitas kepenulisan artikel jurnal di kalangan mahasiswa, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Sunan Ampel Surabaya menyelenggarakan workshop “Penulisan dan Pendampingan Submisi Artikel Ilmiah bagi Mahasiswa”. Acara  ini dihelat selama dua hari, Rabu dan Kamis,  21-22 September 2022. Menghadirkan empat orang narasumber yang kompeten, acara ini mengupas teknik penulisan dan submisi artikel jurnal hingga literasi digital dan manajemen referensi. Workshop ini diikuti oleh 120 mahasiswa dari enam prodi yang ada di Fakultas Ushuluddin dan Filsafat.

Pada hari pertama, Rabu (21/9), Busro, S.Ud, M.Ag. menyampaikan materi mengenai standar penulisan artrikel jurnal terindeks Sinta 4 dan 3. Ada dua poin penting yang ditekankan oleh Busro yaitu terkait teknik identifikasi isu dan teknik penulisan artikel jurnal. Langkah pertama yang harus dilakukan untuk memulai penulisan jurnal adalah mengidentifikasi isu. Dosen prodi Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati ini mengenalkan teknik CCTE sebagai pedoman memilih isu yang menarik.

CCTE terdiri dari “Change” (perubahan, transformasi, kemajuan), “Controversy” (perbedaan, kontestasi, konflik, perlawanan), “Trend” (peningkatan atau penurunan, fenomena yang sedang marak) dan “Emergency” (krisis, ancaman, bencana, intoleransi, teror, radikalisme). Isu yang dipilih untuk ditulis, setidaknya harus memenuhi satu dari empat poin di atas.

Setelah menemukan isu, tahap selanjutnya adalah menyusun outline yang terdiri dari: introduction, literature review, method, results, discussion, conclusion, acknowledgement, dan references. Agar outline dapat dikembangkan menjadi tulisan yang padu, perlu penulisan paragraf yang baik. Dalam menyusun paragraf, Busro menawarkan rumus PREC yaitu “Point” (kalimat utama), “Reasoning” (kalimat penjelas), “Example” (contoh), dan “Conclusion” (kalimat penutup atau data ahli). Dengan memastikan empat unsur ini ada, setiap paragraf akan menjadi lebih padat dan berisi.

Pada sesi kedua, Siti Mutrofin, S.Kom., M.Kom., menyampaikan teknik pemilihan jurnal untuk mahasiswa dan teknik submisi artikel. Dosen Teknik Informatika Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya ini memaparkan trik memilih jurnal yaitu dengan mencoba submit di jurnal yang paling banyak dikutip dalam artikel, mencari jurnal dengan ruang lingkup yang sesuai dengan topik artikel, dan memastikan jurnal yang dituju tidak termasuk dalam daftar jurnal predator. Untuk mengetahui informasi mengenai jurnal dapat melalui situs web sinta.kemdikbud.go.id atau melalui situsweb masing-masing jurnal.

Pasca menemukan jurnal yang akan dituju, penulis harus membaca dan mengikuti aturan penulisan yang ada serta memastikan penulisan menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris yang tepat. Agar terhindar dari plagiasi, Mutrofin menekankan agar penulis mengikuti aturan pengutipan yang tepat. Penulis juga dapat melakukan cek similaritas dengan target kurang dari 20%. Apabila naskah telah dirasa siap, penulis dapat membuat akun dan men-submit jurnal pada situsweb jurnal terkait.

Pada hari kedua, Kamis (22/9) pustakawan madya UIN Sunan Ampel Surabaya, Ummi Rodliyah, S.Ag., S.IPI., M.Hum. dan Isna Fistiyanti, S.Sos. bergantian memaparkan mengenai literasi digital dan manajemen referensi untuk penulisan artikel jurnal bagi mahasiswa. Menurut Rodliyah, kecakapan dalam mengaplikasikan perangkat digital diperlukan untuk menunjang penulisan karya ilmiah. Yaitu untuk dapat menemukan, memilih, dan memilah informasi dengan tepat dan efektif.

Kompetensi literasi digital, lanjut Rodliyah, tidak berhenti pada kemampuan menggunakan internet tetapi juga melakukan pembacaan secara dinamis , berpikir kritis serta memberi penilaian terhadap sumber online, dan pada akhirnya mampu menyusun pengetahuan melalui kumpulan informasi dari berbagai sumber. Ada banyak sumber referensi online baik yang berbayar maupun gratis. Sumber referensi gratis terdiri dari jurnal, buku, tesis, disertasi, prosiding, maupun repository. Referensi tak berbayar itu dapat diakses melalui berbagai situs seperti DOAJ.org, z-lib.org, libgen.is, oapen.org, oatd.org, dan situsweb perpustakaan di sejumlah universitas termasuk UIN Sunan Ampel Surabaya.

Menyambung penjelasan Rodliyah, Isna Fistiyanti menjabarkan teknik mengelola referensi yang telah berhasil didapat, melalui software Zotero. Pengelolaan melalui reference management software ini, dapat memudahkan pengelompokan berdasar subjek atau topik tertentu. Selain itu, dapat pula memudahkan memilih model referensi dan sitasi sesuai dengan kebutuhan. Aplikasi ini juga dapat membantu membuat kutipan secara langsung pada saat menulis di Microsoft Word. Hal ini akan mengurangi kerepotan membubuhkan sitasi dan referensi secara manual.

Kegiatan ini mendapat respon yang cukup tinggi dari peserta. Mereka menanyakan beberapa hal terkait dengan teknis penulisan, penelusuran  dan gaya penulisan. Setelah workshop berlangsung, panitia memandu rencana tindak lanjut kegiatan yang akan dilakukan oleh mahasiswa. Setiap peserta akan didampingi menulis artike hingga submit ke jurnal.(KhaNsa)