News

ALL UINSA DI GANDA CAMPURAN TURNAMEN INSERSIO CUP EAST JAVA OPEN 2021

ALL UINSA DI GANDA CAMPURAN TURNAMEN INSERSIO CUP EAST JAVA OPEN 2021

UINSA Newsroom, Rabu (24/11/2021); “Saya mengucapkan terima kasih kepada delegasi bulutangkis UIN Sunan Ampel yang sudah menyumbangkan juara 1 dan juara 2. Saya sangat berterima kasih. Mudah-mudahan akan hadir prestasi-prestasi berikutnya,” ujar Rektor UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya kala menerima delegasi Bulutangkis untuk Turnamen Insersio Cup East Java Open 2021 pada Selasa, 23 November 2021.

Laga yang digelar di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang ini berlangsung pada 15-19 November 2021. UINSA Surabaya mengirimkan kontingen sejumlah 16 mahasiswa. Terbagi dalam 4 orang tunggal putra, 4 ganda putra putra, 2 ganda putri, 1 tunggal putri, dan 3 ganda campuran. Dalam kesempatan ini, UINSA Surabaya berhasil memenangkan Kategori Ganda Campuran dengan perolehan 1 emas dan 1 perak (All UINSA).

Adalah M. Fino Romadoni dan Berlian Putri Laksono yang berhasil meraih Medali Emas. Serta Medali Perak yang diraih Zank Oscario Dewangga dan Nabila putri Arsyillah. Suwidi, Pelatih Tim Bulutangkis UINSA menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih anak didiknya kendati di tengah kondisi pandemi dengan segala ketebatasan yang terjadi.

Ditambah lagi, kompetitor yang harus dihadapi dalam laga ini, menurut Suwidi, cukup berat. “Hal ini terjadi karena jarangnya kompetisi yang diadakan karena masa pandemi. Jadi perjuangan anak-anak kemarin sangat-sangat berat. Bahkan satu hari mereka bisa bertanding 4 kali,” ujar Suwidi penuh haru.

Persaingan yang ketat, persiapan yang singkat, serta tingkat kompetisi yang rapat diakui Suwidi sangat menguras energi timnya. “Alhamdulillah kami juga dapat support yang baik dari pihak rektorat, agar kami bisa melaksanakan  kompetisi ini dengan baik,” ujar Suwidi beryukur.

Suwidi berharap, kedepan ia dapat mempersiapkan tim untuk lebih giat berlatih dan mencapai prestasi yang lebih baik lagi. Dalam hal pengkaderan, Suwidi juga memberlakukan target tertentu. Antara lain, mahasiswa yang telah memasuki semester 6 sudah tidak lagi diwajibkan mengikuti kompetisi atau latihan. “Jadi ada keseimbangan dimana 3 tahun pertama mereka saya tuntut untuk berprestasi karena mereka masuk di UINSA ini tujuannya adalah berprestasi. Dan mereka masuk ke UINSA juga menggunakan jalur Mandiri Prestasi,” terang Suwidi.