News

Pelatihan Pengelola Jurnal FISIP UINSA menuju Jurnal Internasional Bereputasi

Pelatihan Pengelola Jurnal FISIP UINSA menuju Jurnal Internasional Bereputasi

Pada hari Rabu, 20 Oktober 2021 FISIP UIN Sunan Ampel Surabaya telah menyelenggarakan Webinar Pelatihan Pengelola Jurnal FISIP UINSA menuju Jurnal Internasional Bereputasi. Webinar tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola jurnal FISIP UINSA dalam mengelola situs jurnal sebagai web admin, sehingga dapat mengajukan akreditasi jurnal. Berhubung jurnal FISIP UINSA berbasis Open Journal System (OJS), maka kelengkapan fitur dan kemudahan mengakses situs jurnal http://jurnalfisip.uinsby.ac.id/ menjadi syarat utama dalam menyediakan layanan akademik berupa jurnal bereputasi. Karena itu, webinar tersebut menghadirkan dua orang narasumber yang telah berpengalaman dalam mengelola jurnal bereputasi, yaitu Dra. Baiq L.S.W. Wardhani, MA., Ph.D dan Dr. Daniel Susilo, S.I.Kom., M.I.Kom.

Dra. Baiq L.S.W. Wardhani, MA., Ph.D adalah Dosen Hubungan Internasional Universitas Airlangga, sekaligus Editorial Chief Jurnal Global & Strategis. Beliau memaparkan bahwa tata kelola menuju jurnal bereputasi membutuhkan persiapan Sumber Daya Manusia (SDM), Publisher, Sumber Daya Finansial, ketersediaan artikel, Website jurnal, dan mencermati panduan Akreditasi Junal Nasional (Arjuna). Diantara tugas seorang editor jurnal adalah memahami peta perjurnalan dan databases publikasi, secara kontinue menulis dan mempublikasi artikel, dan membangun jaringan secara nasional maupun internasional. Diantara publisher jurnal adalah Kelompok Kajian, Asosiasi Keilmuan atau Profesi, maupun Program Studi, Fakultas dan Universitas. Sumber daya finansial dibutuhkan untuk membayar sewa website, membeli software (Turnitin, Grammarly), dan dukungan untuk SDM. Sedangkan website jurnal yang baik perlu mencantumkan informasi yang lengkap, mulai dari People; Policies; Publication Fee; Sponsors and Partners, In-house style; Indexing; e-ISSN; p-ISSN, How to Submit; How to Register and Login; Archives; dan Announcements.

Berikutnya, Dr. Daniel Susilo, S.I.Kom., M.I.Kom adalah Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara, sekaligus Editorial Chief Jurnal Studi Komunikasi Unitomo. Beliau menjelaskan bahwa dalam Tata Kelola Editorial Jurnal Ilmiah, pengelola jurnal perlu membuat milestone kira-kira akan mengajukan akreditasi kapan, mengecek kebijakan akreditasi yang berlaku seperti apa, dan mengecek kelengkapan data. Tahapan yang perlu dilalui dalam mengajukan akreditasi jurnal diantaranya: manajemen jurnal elektronik, serta pendaftaran dan evaluasi diri di Arjuna. Sejalan dengan Publication Ethics, harus ada pengelola jurnal yang menentukan bagaimana proses review, author, dan credentials. Jangan sampai menerima artikel jurnal berdasarkan pendekatan personal oleh penulis kepada pengelola jurnal tanpa melalui submit, review dan publish; karena dapat menurunkan kualitas jurnal. Sedangkan artikel jurnal yang baik mencantumkan: Judul Artikel, Penulis, Afiliasi Penulis, Abstract, Genesis Naskah, Kata Kunci, dan sistematika setiap bab jurnal.

Webinar diakhiri dengan sesi tanya-jawab yang dipandu oleh Nur Luthfi Hidayatullah, S.IP., M.Hub.Int., Dosen Hubungan Internasional UIN Sunan Ampel Surabaya. Peserta webinar bertanya tentang berbagai hal kepada kedua narasumber, diantaranya terkait peran reviewer. Narasumber menjawab bahwa pengelola jurnal tidak boleh mentoleransi kualitas tulisan, karena kualitas artikel yang dilihat pertama kali oleh asesor sebelum hal teknis lainnya dalam mengajukan akreditasi jurnal.