News

Prodi SPI FAHUM Gelar Seminar Cagar Budaya, Gandeng Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur

Prodi SPI FAHUM Gelar Seminar Cagar Budaya, Gandeng Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur

Program Studi (Prodi) Sejarah dan Peradaban Islam (SPI) Fakultas Adab dan Humaniora (FAHUM) UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya  telah mengadakan acara seminar pada hari Rabu siang (9/11) di Hall lantai 9 gedung bersama FAHUM dan Fakultas Sains dan Teknologi (FST).

Acara ini bertemakan Seminar Cagar Budaya: Kontekstualisasi Sejarah dalam Perlindungan, Pengembangan, dan Pemanfaatan Cagar Budaya. Sesuai dengan tema tersebut, selain di isi oleh Dwi Susanto M.A., acara seminar ini juga mengundang tamu pemateri dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, yang dihadiri oleh Aji Prabowo, S.S.

Selaku pemateri pertama, Aji Prabowo, S.S. menjelaskan tentang cagar budaya, dengan fokus pembahasan mengenai peluang dan pemanfaatan cagar budaya. Lebih spesifik lagi beliau menjelaskan beberapa sub bab tentang definisi cagar budaya, pemeringkatan cagar budaya, jenis cagar budaya, regulasi cagar budaya, pelestarian cagar budaya, pelindungan cagar budaya, pengembangan cagar budaya, sampai membahas mengenai materi tentang upaya sinergitas dalam cagar budaya.

Senada dengan materi tentang cagar budaya, Dwi Susanto M.A. menjelaskan mengenai materi tentang sejarah. Beberapa sub bab materi yang beliau jelaskan diantaranya soal definisi sejarah, sejarah sebagai peristiwa, kisah & ilmu, tahapan penelitian sejarah, teknik penulisan sejarah, sumber sejarah, dan terakhir soal klasifikasi sumber sejarah. Tentu materi yang disampaikan oleh dosen Prodi SPI ini sangat penting, mengingat sejarah dan cagar budaya adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan, dan berhubungan satu sama lain.

Acara seminar ini berjalan dengan lancar, banyak mahasiswa khususnya dari semester awal (mahasiswa baru) yang ikut hadir dalam acara seminar ini. Sebelum seminar selesai pada pukul 15.00 WIB, terdapat sesi tanya jawab yang diberikan oleh panitia, yang mana hal ini bertujuan agar mahasiswa yang datang semakin paham dengan materi yang sudah disampaikan oleh kedua pemateri. (SAH)