News

FST UINSA Bekerja Sama dengan Desa Asembagus Kab. Situbondo dalam Membangun Aplikasi Bank Sampah "TPSP PATERAK" untuk konsep Smart Village

FST UINSA Bekerja Sama dengan Desa Asembagus Kab. Situbondo dalam Membangun Aplikasi Bank Sampah "TPSP PATERAK" untuk konsep Smart Village

Pada Hari Sabtu, 1 Oktober 2022 Perwakilan FST UINSA mengunjungi desa Asembagus Kec. Asembagus Kab. Situbondo Jawa Timur untuk melakukan demo aplikasi bank sampah yang bernama "TPSP PATERAK". Demo aplikasi berjalan dengan lancar dan menjadikan sebagai langkah awal desa dalam mengusung konsep Smart Village yang nantinya akan dirasakan manfaatnya oleh warga desa.

Aplikasi Bank Sampah "TPSP PATERAK" adalah sebuah aplikasi berbasis website dan mobile untuk melakukan aktivitas bank sampah. Sehingga warga desa dapat mengumpulkan sampah yang nantinya akan di setorkan kepada masing-masing titik pengumpulan sehingga dapat diubah menjadi uang.

Gambar 1. Tampilan halaman awal aplikasi TPST "PATERAK" 

Gambar 2. Tampilan halaman admin aplikasi TPST "PATERAK"

Bapak Mohammad Khusnu Milad, M. MT sebagai perwakilan prodi Sistem Informasi FST UINSA menyatakan "Ini adalah sebagai bentuk pelaksanaan kita sebagai dosen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Pengajaran,Penelitian, dan Pengabdian kepada masyarakat dimana masyarakat disini adalah masyarakat desa Asembagus Situbondo".

Lalu Bapak Muhammad Andik Izzuddin, MT sebagai Kepala Percetakan UINSA yang menginisiasi project ini menyatakan bahwa "project ini merupakan sebagai bentuk perhatian UINSA kepada masyarakat desa Asembagus Situbondo yang mana ingin mengusung konsep "smart village" untuk masyarakatnya agar menjadi masyarakat yang dapat mengikuti perkembangan zaman di era saat ini".

Kemudian Bapak Achmad Teguh Wibowo, MT selaku kepala pustipd juga ikut andil dalam project ini dimana memastikan bahwa project yang dilakukan memiliki kualitas yang tidak main-main sehingga aplikasi dapat dijalankan dengan sebaik mungkin oleh warga desa setempat. "Kita pastikan aplikasi yang dibuat itu memiliki kualitas dan fitur-fitur yang memadai, sehingga dapat memenuhi kebutuhan warga desa dalam melakukan proses pengolahan limbah sampah".

Gambar 4. Proses Demo Aplikasi

Kedatangan perwakilan FST UINSA disambut baik langsung oleh kepala desa Asembagus, Situbondo yakni Bapak Hj. AHMAD SANI dalam pelaksanaan demo project kali ini. Beliau menuturkan bahwa "Saya benar-benar ingin mengusung konsep smart village untuk desa saya ini. Sehingga kita dapat mewujudkan kemandirian penghasilan desa Asembagus Kab. Situbondo sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya dan semakin sejahtera".